Apr 15 2011

Sebenarnya yang menang Bukan OS nya tapi siapa pemilik OS nya

Sebenarnya yang menang Bukan OS nya tapi siapa pemilik OS nya, tentunya disini yang berpengaruh adalah pemegang modal terbesar untuk pengembangan OS. Google habis2an membeli Android dari para komunitas sudah di perhitungkan kerjasama dengan pabrik2 spt samsul, sonya, elgi dan juga operator selular.

Bahkan para pabrik dan operator akan dijamin oleh Google untuk mendapatkan Update cuma2. Bukan hanya itu Google pulalah yg memfasilitasi komunitas open source code di dunia lewat code.google.com. Dari komunitas itu diambilah orang2 berbakat yg memiliki visi misi yg sama dengan google (cek aja visi misi google). Tidak sampai disitu saja perjuangan Google, sampai2 ribut di kalangan CEO nya bahkan di ambil alih oleh CO Foundernya sendiri.

Nah jelas sudah bukan OS nya yg menang tapi siapa pemodal di balik OS itu.

Jadi mari kita Para Androiders menjadi orang-orang pertama yang menyadari bukan OS lah yg berpengaruh tapi siapa di belakangnya.

Sekarang kita bayangkan berapa Google membayar fasilitas pegawainya dan para komunitas open source.

  1. Server (Tinggal pakai)
  2. Koneksi (disediakan di rumah dan di kantor untuk bisa develop online di code.google.com)
  3. Lisensi Open Source (melekat pd yg meng share codingnya).
  4. Mengembangkan SDK.
  5. Membayar riset2 Dalvik dan resiko di tuntut Oracle.
  6. Merelakan coding2 untuk di kirim ke operator celular dan parbik2 HP.
  7. Promosi Iklan2.

 

Seandainya di Indonesia ada yg berani lawan Google saya mau deh jadi CEO nya.

kita bikin server tandingan dan cari programmer2 Indonesia yg berbakat.

lalu kita bikin spt :

  1. Server (Tinggal pakai)
  2. Koneksi (disediakan di rumah dan di kantor untuk bisa develop online di code.indonesia.com)
  3. Lisensi Open Source (melekat pd yg meng share codingnya di bantu di patenkan di badan pematen hak cipta).
  4. Mengembangkan SDK (tentu saja linux).
  5. Membayar riset2 Dalvik dan resiko di tuntut Oracle & Google.
  6. Merelakan coding2 untuk di kirim ke operator celular,kampus2 & sekolah dan parbik2 HP.
  7. Promosi Iklan2 di sejumlah negara, bisa di mulai dari dalam negri
  8. Bantu biaya pembuatan Handset / tablet di pabrik2 jadi subsidi kalau di beli masyarakat indo harganya cuma 500 ribuan lah.
  9. Perintahkan semua perangkat Pemerintah Indonesia menggunakan OS kita entah namanya apa.
  10. Buka penjurusan Informasi dan Teknologi diseluruh Sekolah dan Universitas didukung OS kita yg belum ada namanya.

tentu saja ini bukan hal mudah untuk dijalankan tapi ini adalah hal simple untuk dikerjakan dan biayanya sangat besar…Google saja jg mengeluarkan dana yang besar, oh iya jgn coba2 di tutup akses dan hubungan kerjasama ke Google kalau perlu Google kita ajak jadi Partner kita.



Tolong di share

Permanent link to this article: http://berilmu.com/blog/sebenarnya-yang-menang-bukan-os-nya-tapi-siapa-pemilik-os-nya/

Leave a Reply

Your email address will not be published.