Kisah Rasulullah dalam menyelesaikan perbedaan2 di antara para sahabat dan para ahli Islam

Jika ada diantara saudara2 sesama Muslim saling berdebat karena perbedaan dan mulai lupa diri mohon di ingatkan dengan Ikhtilaf seperti di bawah ini, agar Tali Ukhuwah Islamiyah terjaga dan tidak sampai putus.

Kisah Rasulullah dalam menyelesaikan perbedaan2 di antara para sahabat dan para ahli Islam atau sering juga di sebut Ikhtilaf yaitu:

  1. Bertakwa, berusaha mencari kebenaran dan menjauhi hawa nafsu ketika berselisih.
  2. Mengembalikan permasalahan yang menjadi perselisihan kepada Alloh dan Rasul-Nya.
  3. Menerima dengan pasrah keputusan Alloh dan Rasul-Nya setelah rujuk kepadanya.
  4. Apabila Nabi Shallallâhu ‘alaihi wa ‘alâ âlihi wa sallam menetapkan bahwa kedua belah fihak yang berselisih benar baik di dalam pemahaman maupun perbuatannya, mereka (para sahabat) merasa senang dengan keputusan tersebut dan tidak ada salah satu fihak yang merasa dengki terhadap fihak lainnya walaupun terjadi perselisihan. Seperti kisah dua orang sahabat yang melaksanakan sholat namun mereka kehilangan arah tidak tahu mana arah kiblat, lantas mereka berdua sholat dengan ijtihâd-nya. Kemudian, pada akhirnya mereka tahu bahwa mereka telah sholat tidak menghadap kiblat yang semestinya. Salah satu dari mereka mencukupkan diri dengan sholat tersebut sedangkan yang satunya mengulangi lagi sholatnya. Tatkala mereka berdua bertanya kepada Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wa ‘alâ âlihi wa sallam, beliau menjawab kepada orang pertama tadi : أصبت السنة “kamu telah benar (menetapi) sunnah” dan mengatakan kepada orang kedua : لك الأجر مرتين “kamu mendapatkan pahala dua kali”. (Diriwayatkan oleh Abû Dâwud dengan sanad yang hasan). Tidak ada pada mereka yang berselisih ini pertikaian maupun permusuhan.
  5. Menetapi etika di dalam berdiskusi, berkata dengan lemah lembut ketika berdialog dan memperdengarkan (argumentasi) setiap fihak yang berselisih kepada lainnya serta membahas permasalahan secara menyeluruh dari semua aspek. Manfaat dari hal ini adalah menampakkan kebenaran dari fihak yang berselisih dengan tetap meninggalkan debat kusir.

Ya ALLAH, Ya RAHMAN, Ya RAHIM.

Tunjukilah kami jalan yang lurus dan jauhkan kami dari condong ke  sesatan.

Jagalah ilmu2 kami untuk selalu ingat bahwa semua ini hanya untuk-MU dan Ridlo-MU ya ALLAH ya Karim.

Tolong di share

Permanent link to this article: http://berilmu.com/blog/kisah-rasulullah-dalam-menyelesaikan-perbedaan2-di-antara-para-sahabat-dan-para-ahli-islam/

Leave a Reply

Your email address will not be published.