Istilah-istilah di dalam Power Plant atau Pembangkit Listrik

AMS Asset Management System = Sebuah Konsep inti dalam mengelola seluruh yang terkait dengan Pembangkit Listrik, AMS ini dapat di gunakan untuk berbagai macam industri.

Action Plan = Urutan langkah yang harus diambil, atau kegiatan yang harus dilakukan dengan baik, untuk strategi dalam mencapai keberhasilan.​

Asset Turnover = Jualan yang dihasilkan senilai setiap dolar aset. Hal ini dihitung dengan membagi penjualan dalam dolar dengan aset dalam dolar.​

ASEAN Power Grid = ​Sistem interkoneksi jaringan listrik antara negara­negara ASEAN

ASME = ​American Society of Mechanical Engineers

ASTM = ​American Society for Testing Materials

Air system : Sistem udara.

Atmosfer : udara.

Air Heater : suatu alat yang dipasang pada saluran gas bekas dan berfungsi untuk memanaskan udara dengan menggunakan gas bekas sebagai pemanas.

Air preheater : Berfungsi untuk memanaskan udara dari FDF (forced draft fan) untuk primary dan secondary air sampai dengan 350o C dengan menggunakan media fule gas.

Ash handling system : sistem penanganan debu.

Ash Silo : penampung abu yang berasal dari PAC (Paneumatic Ash Conveying) untuk kemudian di transfer ke Vacum Truck.

Air Inlet valve : katup yang berfungsi untuk membuka dan menutup aliran udara yang berfungsi sebagai media pendorong abu.

Ash inlet valve : katup yang berfungsi membuka dan menutup aliran abu yang datang dari Electrostatic Precipitator (ESP) Hopper.

Ash Outlet valve : katup yang berfungsi untuk membuka dan menutup aliran abu yang keluar dari tabung.

Bag filter : penyaringan debu.

BFP motor (Boiler feed pump) : untuk memompa air dari deaerator ke feedwater station.

Bunker bay : Tempat penyimpanan batubara sebelum ke coal feeder.

Burner : Berfungsi untuk mensupply campuran minyak/debu batubara (coal dust) dan udara ke dalam tungku (furnace).

Balanced Score Cards = Sistem manajemen dan perencanaan strategis yang digunakan secara luas dalam bisnis dan industri, pemerintah, dan organisasi nirlaba di seluruh dunia untuk menyelaraskan kegiatan bisnis dengan visi dan strategi organisasi, meningkatkan komunikasi internal dan eksternal, serta memantau kinerja organisasi terhadap sasaran strategis.​

Bankable = ​Proyek atau proposal yang memiliki agunan yang cukup, masa depan arus kas, dan probabilitas keberhasilan yang tinggi untuk dapat diterima pemberi pinjaman untuk pembiayaan kelembagaan.

Beban Puncak = Peak load / peak demand, adalah nilai tertinggi dari langgam beban suatu sistem kelistrikan dinyatakan dengan MW

BOO Build Own Operate = Under a BOO, the producer converts gas supplied by the buyer to electricity, whereby the gas passes through the producers facility and the energy produced is charged at a tolling rate.

BOT Build Operate and Transfer = Suatu bentuk pembiayaan proyek, dimana badan swasta menerima konsesi dari sektor swasta atau publik untuk membiayai, merancang, membangun, dan mengoperasikan fasilitas yang dinyatakan dalam kontrak konsesi. Hal ini memungkinkan pendukung proyek untuk memulihkan investasi, operasi dan pemeliharaan biaya dalam proyek.​

BOOT Build Own Operate and Transfer = Mirip dengan BOT hanya saja Proyek ini di miliki oleh Pemberi Investasi lalu setelah selesai masa waktu yg  ditentukan lalu di berikan ke Kita seluruhnya.

BOP (Balance of Plant) = Seluruh Aspek yang mendukung Proses- proses seperto auxiliary, maintenance dan operasi dari Listrik yang di produksi di pembangkit sampai di kirimkan ke konsumen.

Bridging Power = Utilities require additional power support for periods when current power facilities are undergoing maintenance or being replaced or upgraded to newer, more efficient technologies.

BCF = ​Billion Cubic Feet

BPP = ​Biaya Pokok Penyediaan

BTU = ​British Thermal Unit

Captive Power = ​Daya listrik yang dibangkitkan sendiri oleh pelanggan, umumnya pelanggan industri dan komersial.​

Capital Intensive Business = ​Sebuah proses bisnis atau industri yang membutuhkan sejumlah besar uang dan sumber keuangan lain untuk menghasilkan barang atau jasa. Sebuah bisnis dianggap padat modal didasarkan pada rasio modal yang dibutuhkan untuk jumlah tenaga kerja yang diperlukan.​

Cogeneration = Unit pembangkit energi yang menghasilkan energi dengan memperhatikan efisiensi pemakaian sumber energi dan kemandirian dalam pengolahan sumber energi.​

CF (Capacity Factor) = ​Faktor kapasitas, adalah perbandingan antara jumlah produksi listrik selama periode operasi terhadap jumlah produksi terpasang selama periode tertentu (1 tahun)

Capacity Balance = ​Neraca yang memperlihatkan keseimbangan kapasitas sebuah gardu induk dengan beban puncak pada area yang dilayani oleh gardu induk tersebut, dinyatakan dalam MVA

CFB Boiler = ​Circulating Fluidized Bed Boiler

Conventional Generation = Generation of electricity and heat individually, Low efficiency, high heat loss.

Cogeneration = Generation of electricity and heat at the same time. Waste heat from power generation is used to generate steam/hot water for utility. High efficiency, low heat loss

CNG = ​Compressed Natural Gas

COD (Commersial Operation Date) = ​Tanggal Operasi Komersial, Tanggal yang jatuh pada hari berikutnya setelah hari dimana seluruh Sertifikat Laik Operasi sehubungan dengan Pembangkit dan Proyek telah diterbitkan, sebagaimana diatur lebih lanjut dalam PJBL

CPP (Captive Power Plant) : Pembangkit yang berjalan terus menerus/ Pembangkit yang tidak pernah mati.

CWP (Circulating Water Pump) : Sirkulasi pompa air.

Cooling tower : Berfungsi untuk mendinginkan uap dengan media air dan udara dan membuang panasnya ke atmosfer.

Cooling water basin : bak pendinginan air.

Condenser : Berfungsi untuk mengembunkan uap dari low preasure turbine dengan menggunakan media air dingin.. Kondensor terbuat dari plat

baja berbentuk silinder yang diletakkan secara mendatar dan didalamnya dipasang pipa-pipa pendingin yang terbuat dari kuningan paduan.

Condition Monitoring : Melihat kondisi di setiap ruangan/pembangkit.

Coal sorage yard : tempat/gudang penyimpanan batubara.

Conveyor : berbentuk seperti karet berjalan untuk mentransferkan batubara ke tahap selanjutnya.

Coal conveyor : Berfungsi untuk mentransfer coal yard ke bungker dengan menggunakan ban berjalan.

Chute : Saluran untuk memfokuskan batubara supaya berjalan dengan baik.

Crusher : alat penghancur/penggilingan batu bara supaya batubara halus.

Coal feeder : tempat penyaringan batubara supaya batubara halus Berfungsi untuk mengatur volume coal yang masuk ke coal mill. Besar

kecilnya output coal diatur oleh besar kecilnya bukaan (gerbang) slot board atau damper.

Coal Mill : Berfungsi untuk menghancurkan coal menjadi coal dust kemudian memanaskan dan mensupply-nya ke furnace.

Coal handling system : sistem penanganan batubara.

Chimney : cerobong pembuangan debu/asap ke atmosfer.

Collecting Plate : Pelat baja yang dipasang sejajar berfungsi sebagai penangkap abu.

Collecting Rapper Motor : untuk memukul/ merapping Collecting Plate secara periodik agar abu yang menempel pada Collecting jatuh ke Hopper.

Control Power : sebagai pengatur / pengendali kerja Electrostatic Precipitator (ESP) , hingga Electrostatic Precipitator (ESP) bekerja
secara otomatis sesuai dengan fungsinya.

Daya Mampu = ​Kapasitas nyata suatu pembangkit dalam menghasilkan MW

Daya Terpasang = ​Kapasitas suatu pembangkit sesuai dengan name plate

Distributed Generation = In scenarios where the delivery of electricity to a city or region is restricted by inadequate or inefficient transmission lines, a utility company may determine the amount of additional electricity required at a particular location to avoid blackouts. Distributed generation provides an efficient and secure method of delivering additional electricity at a local level and can help improve the overall efficiency of the customer’s electrical system. As the local demand increases, more power modules can easily be deployed to augment the installed capacity on site.

DMR = ​Dokumen Manajemen Risiko

Demineralisasi : sebuah proses penghilangan kadar garam dan mineral dalam air melalui menggunakan zat kimia.

Deaerator : untuk mengurangi kadar oksigen dari air (feed water) untuk meminimalkan terjadinya korosi (karat).

Downcomer : pipa pipa yang turun kebah dan terbuat dari baja.

DGH (Diesel Genset House) : Alat penampung minyak.

Dragveyor : alat pengeruk debu.

Dry crusher : abu yang sudah kering.

Discharge Rapper Motor : untuk memukul / merapping Electroda Wire secara periodic agar abu yang menempel pada Electroda Wire jatuh ke Hopper.

EBITDA = Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, Amortization, berarti penghasilan yang dihitung sebelum pengurangan bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi

ERPA = ​Emission Reduction Purchase Agreement

Emergency Power = The need for fast-track capacity is often due to the inadequacy of an existing supply. Such situations can be driven by the failure of a power plant, natural disaster, weather phenomenon, or some other unforeseen catastrophe.

Excess Power = ​Kelebihan energi listrik dari suatu captive power

EAF = ​Equivalent Availability Factor (EAF) merupakan prosentase kesiapan unit pembangkit untuk beroperasi menghasilkan tenaga listrik

Economizer : suatu alat yang konstruksinya merupakan rangkaian pipa-pipa yang berbentuk spiral dan dipasang pada saluran gas bekas yang
berfungsi untuk memanaskan air sebelum masuk ke steam Drum.

Electrostatic Precipitator (ESP) : alat yang digunakan untuk menangkap partikel-partikel (misalnya debu) dengan menggunakan prinsip
elektrostatis.

Elecrical system : Sistem listrik

Exciter : alat penguat tegangan.

Elektroda Wire : sebagai pemberi kontribusi arus yang diberikan kepada abu dari boiler yang belum bermuatan, yang selanjutnya ditangkap oleh Collecting Plate.

Emergency valve : katup yang berfungsi untuk membuka dan menutup aliran abu yang akan dikeluarkan melalui line Emergency, jika PAC mengalami gangguan sehingga tidak bisa beroperasi.

Feed Water station : terminal air.

Feedwater Pump : Berfungsi memompa air masuk kedalam drum.

Furnace boiler : tungku pembakaran pada boiler.

Fuel oil system : sistem bahan bakar minyak.

Fuel oil pump tank : tempat penyimpanan bahan bakar minyak.

FAF (Forced Air Fan) : Berfungsi untuk Mensupply udara bertekanan ke coal mill untuk meniup coal dust, disebut dengan primary air.

FD Fan (forced draft fan) : suatu motor alat Bantu boiler yang berfungsi untuk menghisap udara luar dan ditekan ke burner.

Flu gas desulfuration : untuk menghilangkan sulfur dioksida dari gas buang dari furnace boiler.

Flue gas system : Sistem gas buang.

Grinding mill : penggilingan (blender) batubara sampai benar benar halus seperti tepung.

Gas Distribution System : untuk mendistribusikan fly ash ke seluruh field area.

GI (Gardu Induk) = ​Suatu bagian dari instalasi listrik pada sistem pembangkit, transmisi dan distribusi yang berfungsi untuk menurunkan atau menaikkan tegangan dengan transformator

Heat Rate = ​Heat rate (dalam kCal) yang dibutuhkan oleh Pembangkit untuk menghasilkan 1 (satu) kWh energi listrik

HELE = ​High Efficiency, Low Emission

Hopper screen : berbentuk corong untuk menyaring bongkahan batubara yang ukuran kecil untuk bisa masuk ke vibrating feeder.

Hopper : sebagai penampung abu yang jatuh dari Collecting Plate dan Electroda setelah proses rapping.

HSD = ​High Speed Diesel Oil

HVDC = ​High Voltage Direct Current

Heat credits = Jumlah panas bersih yang ditransfer ke sistem melalui aliran masuk ke batas sistem (tidak termasuk energi dari pembakaran bahan bakar) ditambah reaksi kimia exothermic dan energi listrik dari auxiliary equipment dalam batas sistem steam generator.

Heat loss method = Metode perhitungan untuk menentukan efisiensi steam generator dalam satuan persen berdasarkan kerugian – kerugian boiler yang dapat dihitungan.

Heat rate, gross = Perbandingan total energi input yang masuk ke unit dengan jumlah listrik gross yang dibangkitkan.

Heat rate, gross turbine = Perbandingan total energi input yang masuk ke siklus turbin dengan jumlah listrik gross yang dibangkitkan.

Heat rate, incremental = Perubahan energi input yang diperlukan untuk menghasilkan kenaikan beban pada unit.

Heat rate, net = Perbandingan total energi input terhadap listrik net yang dihasilkan.

Higher heating value = Energi total yang dihasilkan dari pembakaran sempurna bahan bakar. Energi ini termasuk panas vaporization dari semua moisture.

HP-IP turbine shaft leakage = Kebocoran uap dari turbin HP ke turbin IP melalui shaft seal pada kombinasi elemen HP-IP, kadang – kadang dinamakan N2 atau dummy gland leakage.

Incremental cost = Biaya yang terkait dengan pembangkit dari kenaikan beban di unit.

Input-output method = Metode perhitungan untuk menentukan efisiensi pembangkit uap dinyatakan dalam persen berdasarkan perbandingan panas output dengan panas input.

Input-output test = Pengujian yang dilakukan untuk mengukur penggunaaan bahan bakar pembangkit dibandingkan dengan output listrik.
Industrial Generation = Industrial companies and mining facilities operating independently often require a dedicated source of electricity. An unreliable supply from a local grid or limited access to the main transmission network may impair the delivery of electricity required for the customer to sustain production and operations. Industrial and mining customers are dependent upon constant power to ensure that maximum operational capacity is achieved and costly plant outages are avoided.

IBT = Interbus Transformer, yaitu trafo penghubung dua sistem transmisi yang berbeda tegangan, seperti trafo 500/150 kV dan 150/70 kV

IPP = Independent Power Producer, Pengembang listrik swasta dan mengacu pada produsen listrik swasta yang telah mengembangkan pembangkit listrik atau pembangkit untuk menjual listrik ke suatu sarana yang ada, ke tempat atau pasar atau langsung ke distributor atau pengguna akhir

IUPTL = ​Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik yang dikeluarkan oleh Badan Pemerintahan terkait

ID Fan (induced draft fan) : untuk menghisap gas bekas hasil pembakaran di dalam ruang bakar boiler sambil mengatur tekanan agar tetap konstan sebelum dikeluarkan ke cerobong terlebih dahulu digunakan memanasi air pengisi dan udara pembakar.

Intermediated preassure turbin : turbin tekanan menengah.

JTM = ​Jaringan Tegangan Menengah adalah saluran distribusi listrik bertegangan 20 kV

JTR = ​Jaringan Tegangan Rendah adalah saluran distribusi listrik bertengangan 220 V

KMR = ​Kilometer-route, menyatakan panjang jalur saluran transmisi

KMS = ​Kilometer-sirkuit, menyatakan panjang konduktor saluran transmisi

kV = ​kiloVolt

Life Extension = ​Program rehabilitasi suatu unit pembangkit yang umur teknisnya mendekati akhir

LNG = ​Liquified Natural Gas

Load Factor = ​Faktor beban, merupakan rasio antara MW rata-rata dan MW puncak
Log mean temperature difference (LMTD)
Sering digunakan dalam perhitungan heat exchanger karena gradien suhu di sepanjang exchanger tidak konstan. Jika perbedaan suhu dari dua fluida, pada sisi A heat exchanger diwakili dTA, dan dTB mewakili sisi B. LMTD adalah (dTA – dTB)/ln(dTA/dTB).

Loss due to unburned carbon = Heat loss dalam satuan Btu/lb dari as-fired fuel karena unburned carbon pada ash.

Loss of ignilion (LOI) = Perubahan persentase berat ketika sampel ash dipanaskan untuk mengoksidasi yang mudah terbakar.

Lower heating value = Energi total yang dikeluarkan oleh bahan bakar tanpa kondensasi water vapor pada produk pembakaran.

Low preasure turbin : turbin tekanan rendah.

Line ash inlet : pipa sebagai jalur mengalirnya abu masuk ke Tabung PAC (Paneumatic Ash Conveying) dari Electrostatic Precipitator (ESP) Hopper.

Mill pulvelizer : tempat penggabungan udara panas dan udara dingin agar suhunya pas untuk mengeringkan powder (bedak) batubara sebelum masuk ke furnace boiler.

Main valve : katup yang berfungsi untuk membuka dan menutup aliran abu yang keluar dari Electrostatic Precipitator (ESP) Hopper.

Macrofouling = Fouling pada aliran air pendingin yang disebabkan oleh debris.

Make-up water = Air yang ditambahkan ke siklus untuk mengganti uap dan air yang hilang.

Maximum continuous rating = Kontraktual maximum continuous rating (MCR) output dari boiler.

Microfouling = Fouling pada permukaan condenser tube yang disebabkan oleh pertumbuhan microbiological, deposit, atau korosi. Hal ini dapat menghambat heat transfer di sepanjang dinding tube.

Multi-pressure condenser = Condenser yang dipartisi sehingga dapat beroperasi pada lebih dari satu tekanan sisi uap.

MFO = ​Marine Fuel Oil

MW = MegaWatt

MWh = ​MegaWatt -jam

Neraca Daya = Neraca yang menggambarkan keseimbangan antara beban puncak dan kapasitas pembangkit

Net generation = Perbedaan antara output listrik generator dan daya listrik pemakaian sendiri / peralatan bantu.

NFPA = ​National Fire Protection Association Inc

Non Coincident Peak Load = ​Jumlah beban puncak sistem-sistem tidak terinterkoneksi tanpa melihat waktu terjadinya beban puncak

O&M Operation and Maintenance = Divisi / Department yang melakukan Operasi dan Perawatan untuk Power Plant

Oil sistem : sistem minyak.

Oil transfer pump : pipa pipa untuk mentransfer bahan bakar minyak dari DGH menuju fuel oil pump tank (pompa bahan bakar minyak).

Oil gun corner : bahan bakar minyak yang disetiap sudut boiler.

Overhaul : pemeriksaan.

PDF (Primary Draft Fan) : Berfungsi untuk mensupply udara bertekanan ke coal mill untuk meniup coal dust, di sebut primary air.

PAC (Pneumatik ash conveying) : sebagai pemindah abu hasil tangkapan Electrostatic Precipitator (ESP).

Peaker = ​Pembangkit pemikul beban puncak

Peak Shaving = In markets where the demand for electricity exceeds the available power generation capacity, utilities need to consider the practicalities of load management and load shedding during peak demand times of the day.

Plant KPI = Power Plant Key Performance Indicator untuk bisa menilai sejauh mana pencapaian dari Power Plant

PJBTL = ​Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik

PLTA = ​Pusat Listrik Tenaga Air

PLTB = ​Pusat Listrik Tenaga Bayu

PLTD = ​Pusat Listrik Tenaga Diesel

PLTG = ​Pusat Listrik Tenaga Gas

PLTGU = Pusat Listrik Tenaga Gas & Uap

PLTM/MH = ​Pusat Listrik Tenaga Mini / Mikro Hidro

PLTMG = Pusat Listrik Tenaga Mesin Gas

PLTN = Pusat Listrik Tenaga Nuklir

PLTP = ​Pusat Listrik Tenaga Panas Bumi

PLTS = ​Pusat Listrik Tenaga Surya

PLTU =​Pusat Listrik Tenaga Uap, berarti pembangkit listrik tenaga uap berbahan bakar batu bara

Power Wheeling = Pada prinsipnya merupakan pemanfaatan bersama jaringan transmisi oleh pemegang izin usaha penyediaan tenaga listrik lainnya untuk menyalurkan daya dari pembangkit milik pihak tersebut di suatu tempat ke beban khusus pihak tersebut di tempat lain, dengan membayar sewe /biaya transmisi termasuk biaya keandalan

Prakiraan beban = ​Demand forecast, prakiraan pemakaian energi listrik di masa depan

PTMPD = ​Pembangkit Termal Modular Pengganti Diesel

Performance parameters = Variabel pada siklus yang dapat diukur atau dihitung yang mengindikasikan level performance dari komponen atau sistem.

Power factor = Perbandingan antara power yang sebenarnya (kW) terhadap power semu (kVA).

Precision = Kedekatan yang disepakati diantara pengukuran yang berulang.

Predictive maintenance = Kegiatan pemeliharaan yang dilakukan berdasarkan prediksi kegagalan yang akan datang. Hal ini biasanya didasarkan pada riwayat perawatan terakhir, ditambah dengan hasil dari program pemantauan kinerja dan indikator lain dari kondisi peralatan. Kegiatan pemeliharaan prediktif memprediksi kinerja yang memuaskan sampai pemeriksaan yang dijadwalkan berikutnya, atau mengidentifikasi sebuah kegagalan muncul.

Preventive maintenance = Kegiatan pemeliharaan yang dilakukan secara terjadwal, kadang-kadang mengikuti rekomendasi manufaktur. Kegiatan pemeliharaan preventif adalah semua kegiatan pemeliharaan yang dilakukan secara terjadwal.

Outputl loss method = Metode dimana boiler efisiensi ditentukan dengan pengukuran energi yang terbuang dalam gas buang, kerugian yang mudah terbakar, dan kerja dari uap boiler.

Rasio Elektrifikasi = ​Perbandingan antara jumlah rumah tangga yang berlistrik dan jumlah keseluruhan rumah tangga

Rental = Similar to a BOO, the contractor will rent the equipment/facility and typically operates and maintains the equipment/facility, as a service, and will charge the off-taker either a flat rate per day, week or month fee or at a rate pursuant to the amount of electricity supplied in kWh.

Replacement Power = In emerging markets the only solutions for providing power in remote areas has been diesel generated power. This has lead to extremely high costs of generation for the state owned utility companies and an increasing state subsidy budget to bridge the gap between generation costs and what the public can afford. To reduce this subsidy gap MAXpower is replacing diesel fired power plants with our gas fired power plants at several locations in SEA.

Reserve Margin = ​Cadangan daya pembangkit terhadap beban puncak, dinyatakan dalam %

Reservoir : Penampung air dari service basin yang sudah terkandung zat kimia.

Return oil : pengembalian minyak yang sudah di proses.

RUPTL = ​Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik; rencana yang disahkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, dimana terdefinisikan rantai implementasi pengadaan proyek biaya terendah untuk memenuhi prediksi kebutuhan di Indonesia

Reheater pressure drop = Penurunan tekanan yang terjadi pada bagian reheat termasuk pada sistem pipa.

Reheater terminal difference = Perbedaan antara suhu saturasi pemanasan uap terhadap suhu siklus uap keluar Reheater pada pembangkit nuklir.

Resolution = Kenaikan terkecil yang dapat diamati pada pengukuran.

Sedimen Water : Tempat penyimpanan air dari waduk jatiluhur untuk dipisahkan dari lumpur dan plankon.

Service Basin : Tempat pengumpulan air yang terbagi menjadi 2, yang pertama ke media pendingin (condenser) dan sebagian lagi untuk sistem

pemurnian air (demineralisasi).

Steam Drum : untuk menampung air pengisi dan uap basah sekaligus untuk pemisah antara uap dan air sebelum dikirim ke turbin.

Steam system : sistem uap.

Steam collector : tempat pengumpulan uap dari superheater.

Superheater (pemanas lanjut) : suatu alat yang kontruksinya merupakan rangkaian pipa pipa yang berbentuk spiral diletakan di bagian atas

ruang pembakaran, yaitu berfungsi untuk memanaskan uap basah menjadi uap kering.

Slag Remover : Berfungsi untuk menampung debu / slag yang jatuh dari furnace dan membawa ke saluran air untuk pembuangan untuk di proses.

Switchyard : gardu.

Sequential valve (partial arc control) = Mode operasional untuk mengubah beban turbin dimana aliran uap ke turbin diatur dengan membuka satu atau lebih katup kontrol secara berurutan.

Single valve (full arc control) = Mode operasional untuk mengubah beban turbin dimana aliran uap ke turbin diatur dengan membuka semua katup kontrol secara bersamaan.

Sliding pressure = Lihat variable pressure.

Special moisture removal zone = Bagian khusus pada turbin LP pembangkit nuklir untuk menghilangkan moisture.

Station electrical power = Jumlah daya listrik yang digunakan di stasiun. Ini termasuk tenaga listrik untuk peralatan bantu dan daya yang digunakan oleh fasilitas pendukung (misalnya, kantor, peternakan pencahayaan, tangki, dll).

Steam path audit = Audit jalur steam turbin yang digunakan untuk mengukur kerugian kinerja untuk setiap kondisi yang tidak standar. Kerugian kinerja ini ditentukan dengan mengambil pengukuran fisik secara rinci sepanjang jalur steam selama turbin outage.

Subcooling = Pengurangan suhu cairan di bawah suhu jenuhnya.

Surface area ratio = Perbandingan luas permukaan pemanas boiler seperti superheater dengan Reheater.

Sertifikat Laik Operasi (SLO) = ​sertifikat yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan atau instansi yang telah diakreditasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, yang mana dimungkinkan terjadi, sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 45 Tahun 2005 sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 46 Tahun 2006, dan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 05 Tahun 2014, dan Peraturan Perundang-Undangan terkait yang telah lainnya sebagaimana dapat diubah dari waktu ke waktu, setelah pengujian dan komisioning

Three way chute : Tiga saluran untuk memfokuskan batubara supaya berjalan dengan baik.

Transformer Rectifier : peralatan utama ESP yang berfungsi mencatu daya sehingga ESP bisa bekerja.

Trigeneration = Generation of electricity, heating, and cooling at the same time. Waste heat from power generation is used to generate steam/hot water for utility. Some part of hot water is used to generate chilled water using absorption chiller Highest efficiency, low heat loss

Terminal temperature difference (TTD) = Perbedaan antara suhu saturasi dari fluida pemanas pada tekanan inlet shell dan suhu outlet fluida yang dipanaskan.

Throttle flow = Aliran uap pada inlet turbine.

Turbine choke point = Kondisi operasi dimana saat terjadi pengurangan tekanan pada flange keluaran turbin LP tidak disertai dengan peningkatan output turbin. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh pencapaian sonik (desakan) aliran di suatu tempat di dalam turbin LP.

Turbine efficiency = Perubahan entalpi yang sebenarnya dalam turbin terhadap perubahan entalpi isentropik (lihat uji entalpi-drop).

Turbine exhaust pressure = Tekanan keluar turbin LP diukur pada exhaust flange. Hal ini kadang-kadang disebut sebagai tekanan kembali (back pressure). Ini mungkin tidak sama dengan tekanan kondensor.

Unburned carbon = Karbon dalam bahan bakar yang tidak berubah menjadi CO atau CO2 selama proses pembakaran.

Uncertainty = Batas kesalahan estimasi pengukuran, terdiri dari random dan bias (fixed) komponen.

Unit thermal efficiency = Perbandingan total output generator net terhadap total panas input masuk ke boiler.

Ultra Super Critical = ​Teknologi PLTU batubara yang beroperasi pada suhu dan tekanan diatas titik kritis air

Valve point
Posisi katup sebelum katup berhasil mulai membuka.

Valve point loading
Teknik pembebanan unit pada titik-titik katup untuk memaksimalkan efisiensi.

Valves wide open (VWO)
Pengaturan katup yang sesuai dengan semua katup kontrol turbin terbuka penuh.

Variable pressure operation
Metode operasi dimana beban berubah dengan memvariasikan tekanan throttle sebagai pengganti mengubah posisi katup (beberapa kombinasi dari posisi katup dapat digunakan).

Vibrating feeder : alat untuk menggetarkan batubara menuju conveyor.

Vent valve : katup yang berfungsi untuk membuka dan menutup pipa (line) venting agar abu dari Electrostatic Precipitator (ESP) hopper mudah mengalir/turun ke tabung PAC (Paneumatic Ash Conveying).

Water treatment system : sistem air

Water plant : Yaitu proses pemurnian air (raw water) sebelum dipakai oleh boiler.

Water wall header : dinding pemanas air untuk dipisahkan.

Wet crusher : abu yang basah.

X-ratio
Perbandingan antara kapasitas panas dari udara yang melewati air heater dengan kapasitas panas dari gas melewatinya.

Segini dulu, Insya ALLOH nanti dilanjut.
Sumber : Diambil dari Pengalaman Pribadi dan dari berbagai Sumber.

Permanent link to this article: http://berilmu.com/blog/istilah-istilah-di-dalam-power-plant-atau-pembangkit-listrik/

Leave a Reply

Your email address will not be published.